Jumat, 04 Mei 2018



Work Well - Agar Pekerjaan  Tidak Menjadi Beban


Pekerjaan dipandang sebagai beban oleh sejumlah karyawan. karena jar ini diindikasikan oleh sikap menunda-nunda, mengeluh, atau stres menghadapi tenggat waktu (deadline).Ujung-ujungnya pekerjaan kantor terasa “menyiksa” mereka setiap harinya. Jika Anda dalam kondisi tersebut, beruahlah.





Berikut 10 tips agar pekerjaan Anda tidak menjadi beban.

  1. Bersyukur mendapatkan pekerjaan Dan kesehatan

    Dengan bersyukur, anda mendapatkan sebuah pekerjaan dan tentunya anda harus lebih bersuyukur masih diberi kesehatan secara rohani dan jasmani. Apapun pekerjaan anda saat ini syukurilah, yang terpenting itu adalah halal. Saat anda ingin mengeluh karena merasa terbebani atau hanya sekedar merasa bosan selalu ingatlah di luar sana masih banyak orang yang sibuk mencari pekerjaan.

Fokuslah memberikan pekerjaan terbaik pada perusahaan atau tempat anda bekerja walau gaji anda tidak banyak, jangan bekerja hanya karena ingin mendapatkan uang saja.
agar pikiran anda tidak terbebani oleh pekerjaan anda bersyukurlah, dan akan  memberikan sebuah rasa getaran positif sehingga Anda dapat menghadapai dan mengerjakan pekerjaan dengan nyaman. dan bersyukur anda sampai saat ini masih diberikan kesehatan oleh tuhan.

artikel terkait :
Tips-tips kesehatan

2. Berdoa sebelum bekerja

Sewaktu kecil kita diajarkan untuk berdoa sebelum melakukan sesuatu, misalnya membaca doa sebelum tidur, sebelum makan, dan lainnya
Oleh karena itu, biasakan juga berdoa sebelum Anda bekerja sesuai keyakinan Anda.
Dengan berdoa, Anda memiliki energi positif Dab percaya kepada Tuhan YME . Tuhan akan memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda dan Tuhan akan memberikan setiap warna pada kegiatan anda. 

3. Miliki paradigma karyawan

Jika Anda selama ini menganggap Anda sebagai buruh atau pekerja, ganti paradigma tersebut menjadi Anda sebagai karyawan. Dilihat dari artinya, karyawan adalah orang yang berkarya.
Dengan paradigma tersebut, Anda siap berkarya (menyelesaikan pekerjaan) sehingga karya Anda berkontribusi kepada tempat anda bekerja.
Semakin banyak Anda menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda, semakin besar karya Anda.
Bila sudah demikian, bukan tidak mungkin karya gemilang Anda tersebut membawa Anda ke puncak karier Anda.

4. Lakukan yang terbaik



Apapun profesi anda saat ini, semudah atau seberat apapun profesi anda meskipun mungkin terlihat kecil di mata orang lain, lakukan yang terbaik. namun jika anda bahagia dan bermanfaat dengan apa yang anda kerjakan, sesungguhnya hidup anda penuh makna. 

Tak peduli apa yang dikatakan atau yang digosipkan orang lain terhadap anda, tak peduli bagaimana mereka memandang anda, namun bagaimana anda memandang diri anda sendiri, itu jauh lebih penting. Ada rasa puas ketika sedang bekerja, alhasil mendatangkan kebahagiaan bagi semuanya. Inilah yg dinamakan hidup bahagia dalam berkarya, lakukan yang terbaik dengan sepenuh hati, dengan positif thinking. dengan melakukan yang terbaik, anda akan mendapatkan respon yang baik juga. karena hukum ketertarikan (law of attraction) bekerja pada anda

5. Selesaikan pekerjaan secepat mungkin.

Dengan menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin, Anda akan terhindar dari sikap menunda-nunda. Selain itu, Anda akan memiliki waktu yang longgar untuk mengerjakan pekerjaan yang lain.
Berikut adalah 2 tips untuk keluar dari sikap menunda-nunda pekerjaan:
a) Jika pekerjaan memerlukan waktu di bawah 2 menit, kerjakan pekerjaan tersebut sekarang juga.
Misalnya, menandatangani dokumen, mencetak formulir, atau menyimpan arsip surat. Kebiasaan baik ini akan menghindarkan Anda tumpukan pekerjaan kecil yang dapat mengganggu konsentrasi Anda.
b) Mulai dengan lima menit pertama. Misalnya, Anda harus membuat laporan pengadaan barang untuk manajemen puncak.
Nah, dalam lima menit pertama, Anda bisa menulis pendahuluan laporan tersebut. Percaya atau tidak, setelah lima menit berlalu, Anda akan terus membuat laporan tersebut.

6. Ingat sasaran karier Anda

Betapa pun beratnya beban pekerjaan Anda akan terasa ringan bila Anda mengingat sasaran karier Anda.
Anggaplah pekerjaan-pekerjaan yang sedang Anda hadapi sekarang sebagai tangga untuk meraih sasaran tersebut 
Semakin baik Anda dalam mengelola dan menyelesaikan pekerjaan tersebut, sasaran Anda akan semakin cepat tergapai.

Tujuan bekerja untuk ukuran saya :
  1. Mendapatkan penghasilan yang Layak
  2. Memperoleh Kepuasan Batin
  3. Pengabdian kepada Tempat Saya
    Bekerja
  4. Mengasah Kemampuan
  5. Menyalurkan Segenap Kemampuan yang Dimiliki
  6. Menerapkan Disiplin Ilmu yang
    diperoleh

7. Kerjakan pekerjaan paling sulit terlebih dahulu

Setiap hari kerja Anda tentu mendapat beberapa pekerjaan, baik yang mudah atau yang sulit. Agar tidak menjadi stres, kerjakan terlebih dahulu pekerjaan yang paling sulit, setelah itu pekerjaan yang mudah yang harus dikerjakan
Mengapa? Karena dengan mengerjakan pekerjaan jenis itu, suasana hati (mood) Anda akan baik.
Dampaknya, Anda akan terus bersemangat menyelesaikan pekerjaan harian Anda.
Pekerjaan sulit saja bisa diselesaikan, apalagi yang mudah? Pertanyaan tersebut mungkin ada di benak Anda sebagai motivasi internal.

8. Ingat keluarga Anda

Ingatlah keluarga Anda ketika Anda malas menyelesaikan pekerjaan Anda. Kaitkan dampak positif atau negatif bila pekerjaan Anda tidak selesai, karena keluarga anda lah yang alasan mengapa anda semangat dalam bekerja.
Sebagai contoh, kinerja Anda akan dinilai baik di akhir tahun bila Anda mampu menyelesaikan semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Kinerja yang baik ini salah satunya akan meningkatkan penghasilan Anda.
Dengan demikian, rencana-rencana finansial keluarga Anda (misalnya membeli kendaraan atau berlibur ke luar negeri) akan terwujud.

9. Mencicil pekerjaan besar

Pekerjaan besar atau sulit memang selalu mengintimidasi. Strategi jitunya adalah dengan mencicil pekerjaan tersebut. Misalnya, pekerjaan besar Anda terdiri dari 5 tugas, maka:
  • Tugas 1 diselesaikan hari Senin
  • Tugas 2 diselesaikan hari Selasa
  • Tugas 3 diselesaikan hari Rabu
  • Tugas 4 diselesaikan hari Kamis
  • Tugas 5 diselesaikan hari Jumat
Dengan mencicil pekerjaan anda tersebut, Anda akan menyadari bahwa tidak ada pekerjaan besar yang sulit jika Anda bertindak. Ya, bertindak menyelesaikannya, bukan mengeluh ke sana-sini.

10. Bekerja dengan ikhlas

Untuk sabar dan selalu bersungguh-sungguh melakukan suatu pekerjaan memang bukanlah hal mudah, begitu banyak proses yang harus dilewati dengan milyaran halangan. berjuang untuk melewati itu semua membuat kita berulang kali jatuh bangun namun itu resiko yang harus dilawan oleh kit jika kita ingin naik ke level berikutnya. meniti karier dari titik terbawah dari nol kita harus siap satu persatu, melewati anak tangga satu persatu , langkah demi langkah bila kita ingin lebih baik lagi kedepannya.kita harus menyusuri anak tangga untuk bisa sampai ke puncak.
Bekerjalah dengan ikhlas sehingga yang Anda lakukan menjadi ibadah bagi Anda, keberkahan dan kenikmatannya akan terasa luar biasa ketika berhasil mencapai target. keikhlasa ini membuat Anda terus bersemangat karena getaran positif memenuhi pikiran Anda.Dengan getaran positif itu Anda akan terus bertindak menyelesaikan pekerjaan Anda. keberhasilan memang hanya persoalan waktu Di sinilah Hukum Ketertarikan bekerja untuk Anda.

Imam Syafi’i berpesan, “Bersibuk-sibuklah selalu, karena kenikmatan hidup itu ada pada saat kita bersibuk-sibuk.”


 Note :

Semua pekerjaan akan menjadi beban dalam pikiran jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan pikiran negatif bila tidak dikelola dengan pikiran positif. Pikiran ini akan selalu muncul bila Anda meresapi sebuah kata-kata yang biasa namun akan menjadi luar biasa jika kita benar-benar serius untuk meresapinya dan dijalankan dengan baik, bersyukur adalah kunci anda meraih kesuksesan.

Work Well -   Agar Pekerjaan  Tidak Menjadi Beban by adinda moelya Pekerjaan dipandang sebagai beban oleh sejumlah karyawan. ...